Cara Menghilangkan Rasa Gatal Pada Vagina

Rasa gatal di vagina memang merupakan suatu masalah yang cukup menggangu kesehatan akan reproduksi wanita, karena rasa gatal yang memicu vagina wanita mudah sekali terinfeksi kuman, bakteri, jamur dan berujung pada penyakit kelamin pada wanita.

Gatal vagina umumnya paling banyak dialami adanya penyebab dari keputihan yang menyebabkan vagina menjadi gatal dan menimbulkan bau tak sedap pada organ wanita.

Berikut ini ada beberapa cara menghilangkan rasa gatal pada vagina, diantaranya :

1. Menjaga vagina agar tidak lembab. Dengan cara ketika selesai buang air kecil atau besar membasuh organ intim mulai dari arah depan ke belakang, namun pastikan tangan Anda bersih dari sebelum dan sesudah menyentuh vagina. Namun sering kali wanita melakukan beberapa kesalahan dalam membasuh vagina yang dimulai dari anus ke arah vagina. Hal ini yang menyebabkan bakteri yang terdapat pada anus masuk ke dalam dinding dan liang vagina yang kemudian timbul rasa gatal pada vagina.

2. Rajin mengganti celana dalam. Ketika selesai buang air besar atau kecil usahakan untuk mengganti celana dalam agar organ intim kewanitaan tidak lembab dan terasa gatal. Jika dirasakan perlu Anda juga dapat membawa underwear atau celana dalam ketika sedang melakukan aktivitas di kantor.

3. Mengenakan celana jeans atau celana lainnya yang terbuat dari bahan katun yang mampu menyerap keringat dengan baik. Jangan mengenakan celana yang ketat karena hanya akan membuat rasa gerah, keringat menempel dan organ disekitar kewanitaan Anda menjadi lembab dan sirkulasi udara tidak lancar. Celana ketat hanya akan menekan otot-otot di sekitar vagina.

4. Mengganti pakaian atau celana dalam selepas berolahraga atau melakukan aktivitas seharian diluar ruangan.

5. Di toilet umum, hindari menggunakan air yang berada di bak atau ember. Menurut penelitian, air yang tergenang di toilet umum mengandung 70% jamur candida albicans (penyebab keputihan dan rasa gatal pada vagina). Sedangkan air yang mengalir dari keran di toilet umum mengandung kurang lebih 10 ­- 20% jamur. Namun agaknya hal ini sulit dihindari, karena tidak mungkin ketika selesai buang air besar atau kecil, tidak membasuh organ kewanitaan.

6. Sering mengganti pembalut ketika sedang menstruasi minimal 2x sehari. Hal ini bertujuan agar vagina dan sekitar organ intim kewanitaan Anda lainnya tidak terasa gatal, namun yang perlu di ingat tetap membasuh vagina ketika berganti pembalut agar cairan atau darah menstruasi yang masih menempel pada sekitar dinding vagina tidak menyebabkan infeksi atau rasa gatal yang berlebihan yang memudahkan jamur atau bakteri mudah masuk dalam liang vagina.

7. Jika Anda menggunakan cairan pembersih organ intim kewanitaan disarankan untuk tidak sering membasuh vagina dengan pembersih vagina. Hal ini bertujuan untuk menghindari kekeringan cairan pada vagina, dan tetap menjaga keseimbangan pH pada vagina. Jika terlalu sering dipakai akan menyebabkan bakteri baik pada vagina mati kemudian timbul jamur yang berakibat pada vagina menjadi gatal.

8. Jangan menggunakan spray kesehatan wanita, karena produk ini dapat mengubah keseimbangan pH dalam vagina, yang dapat memicu infeksi.

9. Menjaga pola makan dan menghindari jenis makanan tertentu yang dapat memicu rasa gatal pada vagina.

10. Selalu menjaga kebersihan dan memberi perhatian terhadap kesehatan organ kewanitaan.

Ekosistem atau tempat hidupnya vagina harus seimbang yang dipengaruhi oleh 2 faktor utama, yaitu estrogen dan laktobasilus (bakteri baik). Jika keseimbangan ini terganggu, bakteri laktobasilus akan mati dan bakteri pathogen akan tumbuh sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi. Di dalam vagina terdapat 95 % bakteri baik dan 5 % bakteri jahat yang disebut bakteri pathogen. Agar vagina tetap sehat dan bersih serta terbebas dari masalah kewanitaan yang berlanjut, vagina membutuhkan tingkat keasaman pH balance pada kisaran 3,8-4,2. Dengan tingkat keasaman tersebut, laktobasilus akan subur dan bakteri pathogen akan mati.

 


>>> Cara Menghilangkan Gatal-gatal Pada Vagina dan Mengatasi Penyebab Vagina Gatal, KLIK DISINI!

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>