Gatal Pada Vagina

Gatal pada vagina yang dirasakan pada seorang wanita biasnaya berhubungan dengan infeksi dari monilia, glikosuria, leukoplakia vulva atau juga pada setiap suatu kondisi yang bisa membuat seorang wanita itu cenderung mengalami suatu iritasi pada vulva. Pruritus bisa juga menjadi gejala dari penyakit psikomatik. Penyakit yang ditandai dengan gatal pada vagina salah satunya adalah inflamasi yang terjadi pada vulva atau vagina misalnya adalah Vulvovaginitis. Penyebab dari masalah ini adalah iritasi substansi tertentu misalnya adalah pada sabun cuci, atau juga busa air mandi serta suatu kebiasaan dari berhanduk yang salah yang malah mengusap dari arah belakang ke depan juga bisa menjadi penyebab dari penyakit ini.

Gatal pada vagina juga bisa saja terjadi katena pertumbuhan virus kandida yang berlebihan atau jamur yang biasanya muncul atau tumbuh pada vagina. Gejala yang ditunjukkan dari penyakit vulvagnitis ini adalah kemerah-merahan dan juga gatal pada vagina dan vlva kadang juga bisa keluar lendir dari dalam vagina.

Gatal pada vagina juag bisa disebabkan karena faktor kejiwaan, penyebanya adalah karena frustasi seks, membenci suami dan kegagalan dalam seksual, muncil juga keluhan sepert gatal pada vagina yang tidak ditemukan penyebab pastinya apa. Gatal pada vagina ini sering disebabkan karena gangguan lokal yang ada pada bagian luar vagina. Muncul jika terjadi suatu oeradangan yang terjadi karena akibat dari perlukaan yang ada disana. Mungkin juga sering terjadi karena menggaruk sebelumnya lantaran karena adanya keputihan.

Gatal pada vagina juga bisa disebabkan karena pakaian yang diapakai terlali ketat, atau karena terbuat dari bahan yang membuat alergi misalnya adalah nylon, atau tidak cocok dengan pembalut pada saat menstruasi datang. Bukan tidak mungkin untuk muncul dan tumbuh penyakit tumor atau suatu keganasan disitu.

Penyebab dari gatal pada vagina ini bisa juga disebabkan karena kekurangan gizi, anemia, mengidap penyakit TBC, alergi pada makanan, dan juga alergi pada obat-obatan tertentu, juga karena mengeluh gatal-gatal yang biasanya terjadi pada daerah vagina.

 

Posted in Vagina Gatal | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Seputar Alat Reproduksi Pada Wanita

Kesehatan reproduksi wanita merupakan keadaan sehat secara meyeluruh yang mencakup segala aspek mulai dari fisik, mental dan kehidupan sosial yang berkaitan langsung dengan fungsi, proses dari faktor apa saja yang dapat mempengaruhi sistem reproduksi pada wanita. Kesehatan reproduksi bukan hanya dilihat pada penyakit yang berkaitan dengan organ kewanitaan saja namun banyak hal yang mempengaruhi kehidupan seksual yang aman dan memuaskan sebelum dan sesudah menikah.

Organ reproduksi pada wanita terdiri dari bagian luar, yakni dapat dilihat dari permukaan tubuh dan bagian dalam, yakni yang tidak terlihat karena terletak di bagian alam dekat rongga panggul.

Untuk sekedar informasi dan menambah pengetahuan Anda mengenai organ reproduksi wanita. Untuk itu kita perlu mengetahui terdiri dari apa saja organ atau alat reproduksi wanita tersebut, adalah :

1. Indung telur (ovarium) yang merupakan gumpalan daging yang berukuran sebesar telur ayam yang terdiri atas sel-sel telur (ovum).

2. Saluran telur (tuba falopi) terletak pada bagian sebelah kri dan kanan rahim yang merupakan tempat bermuaranya sel telur menuju rahim.

3. Rahim (uterus), yakni sebuah rongga sebesar buah alpukat atau sebesar genggaman tangan orang dewasa, terbuat dari otot-otot yang kuat sebagai tempat bermukimnya bayi selama 9 bulan lebih.

4. Leher rahim (Servix), terletak di lubang kecil di bawah rahim yang dapat membesar ketika bayi ke luar dari rahim.

5. Liang kemaluan (vagina), merupakan jalan atau tempat bermuaranya antara rahim (organ seks didalam tubuh wanita) dengan organ seksual di bagian luar. Vagina merupakan tempat keluarnya bayi ketika dilahirkan.

6. Mulut Vagina, terletak di bagian luar dari vagina yang merupakan sebuah rongga penghubung antara rahim dengan bagian luar organ seksual tubuh. Lubang vagina ini ditutupi oleh selaput dara yang dapat pecah ketika melakukan hubungan seksual atau karena penyebab lainnya diluar hubungan seksual misalnya seperti kecelakaan, jatuh dll. Kulit pada mulut vagina atau selaput dara sangatlah tipis lebih tipis dari kulit ari dan mudah robek.

7. Klentit (clitoris), merupakan tonjolan daging kecil yang berada di daerah sekitar mulu vagina yang berisi pembuluh darah dan syaraf yang memiliki rasa sensitif dan sangat peka bila disentuh. Klentit (clitoris) ini merupakan bagian tubuh wanita yang sangat vital dan mampu membangkitkan gairah seksual wanita.

8. Anus, merupakan saluran atau tempat membuang sisa-sisa dari proses metabolisme tubuh atau sisa dari proses pencernaan makanan yang berisikan kuman penyakit yang harus selalu sering dikeluarkan.

Posted in Vagina Gatal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Menghilangkan Rasa Gatal Pada Vagina

Rasa gatal di vagina memang merupakan suatu masalah yang cukup menggangu kesehatan akan reproduksi wanita, karena rasa gatal yang memicu vagina wanita mudah sekali terinfeksi kuman, bakteri, jamur dan berujung pada penyakit kelamin pada wanita.

Gatal vagina umumnya paling banyak dialami adanya penyebab dari keputihan yang menyebabkan vagina menjadi gatal dan menimbulkan bau tak sedap pada organ wanita.

Berikut ini ada beberapa cara menghilangkan rasa gatal pada vagina, diantaranya :

1. Menjaga vagina agar tidak lembab. Dengan cara ketika selesai buang air kecil atau besar membasuh organ intim mulai dari arah depan ke belakang, namun pastikan tangan Anda bersih dari sebelum dan sesudah menyentuh vagina. Namun sering kali wanita melakukan beberapa kesalahan dalam membasuh vagina yang dimulai dari anus ke arah vagina. Hal ini yang menyebabkan bakteri yang terdapat pada anus masuk ke dalam dinding dan liang vagina yang kemudian timbul rasa gatal pada vagina.

2. Rajin mengganti celana dalam. Ketika selesai buang air besar atau kecil usahakan untuk mengganti celana dalam agar organ intim kewanitaan tidak lembab dan terasa gatal. Jika dirasakan perlu Anda juga dapat membawa underwear atau celana dalam ketika sedang melakukan aktivitas di kantor.

3. Mengenakan celana jeans atau celana lainnya yang terbuat dari bahan katun yang mampu menyerap keringat dengan baik. Jangan mengenakan celana yang ketat karena hanya akan membuat rasa gerah, keringat menempel dan organ disekitar kewanitaan Anda menjadi lembab dan sirkulasi udara tidak lancar. Celana ketat hanya akan menekan otot-otot di sekitar vagina.

4. Mengganti pakaian atau celana dalam selepas berolahraga atau melakukan aktivitas seharian diluar ruangan.

5. Di toilet umum, hindari menggunakan air yang berada di bak atau ember. Menurut penelitian, air yang tergenang di toilet umum mengandung 70% jamur candida albicans (penyebab keputihan dan rasa gatal pada vagina). Sedangkan air yang mengalir dari keran di toilet umum mengandung kurang lebih 10 ­- 20% jamur. Namun agaknya hal ini sulit dihindari, karena tidak mungkin ketika selesai buang air besar atau kecil, tidak membasuh organ kewanitaan.

6. Sering mengganti pembalut ketika sedang menstruasi minimal 2x sehari. Hal ini bertujuan agar vagina dan sekitar organ intim kewanitaan Anda lainnya tidak terasa gatal, namun yang perlu di ingat tetap membasuh vagina ketika berganti pembalut agar cairan atau darah menstruasi yang masih menempel pada sekitar dinding vagina tidak menyebabkan infeksi atau rasa gatal yang berlebihan yang memudahkan jamur atau bakteri mudah masuk dalam liang vagina.

7. Jika Anda menggunakan cairan pembersih organ intim kewanitaan disarankan untuk tidak sering membasuh vagina dengan pembersih vagina. Hal ini bertujuan untuk menghindari kekeringan cairan pada vagina, dan tetap menjaga keseimbangan pH pada vagina. Jika terlalu sering dipakai akan menyebabkan bakteri baik pada vagina mati kemudian timbul jamur yang berakibat pada vagina menjadi gatal.

8. Jangan menggunakan spray kesehatan wanita, karena produk ini dapat mengubah keseimbangan pH dalam vagina, yang dapat memicu infeksi.

9. Menjaga pola makan dan menghindari jenis makanan tertentu yang dapat memicu rasa gatal pada vagina.

10. Selalu menjaga kebersihan dan memberi perhatian terhadap kesehatan organ kewanitaan.

Ekosistem atau tempat hidupnya vagina harus seimbang yang dipengaruhi oleh 2 faktor utama, yaitu estrogen dan laktobasilus (bakteri baik). Jika keseimbangan ini terganggu, bakteri laktobasilus akan mati dan bakteri pathogen akan tumbuh sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi. Di dalam vagina terdapat 95 % bakteri baik dan 5 % bakteri jahat yang disebut bakteri pathogen. Agar vagina tetap sehat dan bersih serta terbebas dari masalah kewanitaan yang berlanjut, vagina membutuhkan tingkat keasaman pH balance pada kisaran 3,8-4,2. Dengan tingkat keasaman tersebut, laktobasilus akan subur dan bakteri pathogen akan mati.

 

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Gatal di Vagina

Rasa gatal pada daerah kemaluan wanita memang sering terjadi dan dialami wanita yang bisa timbul kapan saja. Rasa gatal pada vagina tentunya sangat menggangu. Rasa gatal pada vagina dapat disebabkan oleh banyak faktor dan rasa gatal tersebut harus segera diatasi agar tidak terjadi infeksi atau bahaya lainnya yang dapat membahayakan kelangsungan kehidupan vagina.

Salah satu faktor utama penyebab vagina terasa gatal adalah adanya jamur, kuman atau bakteri yang tumbuh disekitar vagina yang disebabkan oleh kurangnya perhatian akan kebersihan sekitar organ intim, karena keputihan, sedang dalam masa menstruasi, jenis makanan tertentu dsb.

Adapula penyebab lainnya mengapa vagina terasa gatal disebabkan oleh terkontaminasinya vagina saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Kemudian vagina terasa panas, gatal, mengeluarkan cairan keputihan yang berbau, nyeri saat berhubungan intim, vagina kemerahan dll yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Trichomonas yakni sejenis jamur atau bakteri protozoa yang ditularkan melalui hubungan seksual.

 

 

 

 

 

 

Ada beberapa istilah yang bekaitan dengan vagina gatal, seperti :

- Genital Gatal (Female)
- Gatal, alat kelamin (Perempuan)
- Gatal, Vagina
- Vagina Pruritus
- Infeksi Ragi Vagina
- Vaginitis
- Gatal vulva
- Vulvovaginitis
- Infeksi Ragi

Gatal di vagina merupakan gangguan dari kesehatan alat reproduksi yang sering di alami wanita yang penyebabnya sebagian besar disebabkan oleh adanya infeksi jamur dan infeksi pada vagina itu sendiri seperti penyakit yang ditularkan lewat hubungan seksual yang sering berganti pasangan, gejala dari pra menstruasi, gatal – gatal di vagina, keputihan dan vulva pada vagina yang merupakan daerah sentral yang memiliki banyak penyebab vagina menjadi gatal.

Selain itu gatalnya pada vagina juga dapat ditimbulkan karena efek samping dari pemakaian produk sabun kebersihan organ intim wanita yang banyak mengandung bahan kimia berbahaya yang vagina menjadi gatal, timbul iritasi pada vagina. Selain karena pemakaian produk kebersihan organ intim yang salah, penggunaan krim douche vagina, produk kontrasepsi vagina, sering menggunakan pelumas vagina ketika melakukan aktivitas seksual, dsb juga dapat memicu gatal pada vagina.

Sebagian wanita juga ada yang mengalami gejala vagina gatal ketika memasuki masa menopause yang ditandai dengan berhentinya masa menstruasi akibat fluktuasi estrogen yang semakin meningkat, penurunan tingkat estrogen dalam masa perimenopause, dan dinding vagina yang semakin tipis dan kering.

Beberapa riset penelitian mengungkapkan bahwa gatal di vagina yang sering dialami wanita memiliki kaitan erat antara psikologis stress dan infeksi jamur yang ada di vagina. Hal ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa stress dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh yang memungkinkan infeksi jamur di vagina semakin meningkat.

Berikut ini ada penyebab umum terjadinya gatal di vagina, diantaranya :

- Vaginosis bakteri
- Chlamydia Dalam Perempuan
- Genital Herpes Pada Perempuan
- Genital Warts (HPV)
- Gonore Pada Wanita
- Gatal
- Berhentinya masa menstruasi
- Penyakit Menular Seksual di Wanita (PMS)
- Vaginitis
- Infeksi Ragi
- Kimia iritasi
- Perimenopause
- Infeksi cacing kremi
- Psoriasis atau kondisi kulit lainnya
- Trichomonas vaginalis infeksi

Berikut ini ada beberap jenis contoh obat yang sering digunakan dalam beberapa jenis produk kebersihan organ intim wanita yang sering ditemui dipasaran untuk mengatasi gatal di vagina, seperti :

- Clotrimazole, Lotrimin, Mycelex Klotrimazol, Lotrimin, Mycelex
- Flukonazol, Diflucan
- Vandazole metronidazol gel, MetroGel, Metrocream, Metrolotion, MetroGel Vagina, Vandazole
- Lotrimin miconazole, Monistat; Femizol, Vagistat, M-Zole, Micatin, Lotrimin
- nystatin tablet – oral, Mycostatin tablet nistatin – oral, Mycostatin
- Terconazole, Terazol, Zazole

Posted in Vagina Gatal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment